Narkoba di Kalangan Pemuda


    Insinyur Soekarno pernah berkata, " Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, dan beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia. ". Kira kira begitulah kalimat yang diucapkan oleh insinyur Soekarno sewaktu berorasi mencoba membangkitkan semangat para pemuda waktu itu, tujuannya hanya satu yaitu untuk kemerdekaan Negara tercinta ini.
Para proklamator kita yaitu Ir. Soekarno dan Mohammad Hatta adalah orang orang yang hebat yang mana mereka menjauhi hal hal negatif seperti mabuk mabukan, meminum alkohol, mengonsumsi narkoba, dan lain sebagainya. Oleh karenanya, mereka memiliki pemikiran yang cemerlang sehingga dapat menyatukan semua pemuda dari semua pulau, dan kemudian kemerdekaan dapat kita raih seperti saat ini.

                        (Sumber : https://fakta.news/berita/dpr-penyalahgunaan-narkoba-pada-pelajar)
    
Kita sebagai pemuda masa kini atau orang orang bilang " Generasi Z " sudah seharusnya bagi kita untuk merawat dan menjaga kemerdekaan ini dengan hal hal yang positif dan banyak macam hal yang dapat kita lakukan selain mengonsumsi narkoba, meminum alkohol, dan lain sebagainya. Kita adalah seorang muslim sudah seharusnya bagi kita untuk tahu bahwa meminum alkohol itu dilarang 
oleh Allah Swt. sebagaimana terdapat dalam surat Al Maidah ayat : 90
 
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالْاَنْصَابُ وَالْاَزْلَامُ رِجْسٌ مِّنْ عَمَلِ الشَّيْطٰنِ فَاجْتَنِبُوْهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ

" Wahai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya minuman keras, berjudi, (berkurban untuk) berhala, dan mengundi nasib dengan anak panah, adalah perbuatan keji dan termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah (perbuatan-perbuatan) itu agar kamu beruntung. "

    Jika kita merujuk pada ayat di atas sudah jelas bahwa Khamr itu diharamkan oleh Allah Swt. dan jika kita melakukan hal hal di atas itu berarti kita telah mengikuti perbuatan Syaitan dan kita tahu bahwa Syaitan itu oleh Allah dinashkan sebagaim makhluk yang paling jelak perbuatannya. Ketika kita merujuk pada ayat di atas, maka sudah dipastikan bahwa kita adalah orang yang lebih buruk perbuatannya dari Syaitan.

                           ( Sumber : https://www.pinterest.ph/pin/599893612841341091/?)

    
    Mengapa Allah mengaharamkan Khamr kepada kita sebagai seorang Muslim? Karena, Allah benar benar menyayangi kita, Allah lebih tahu bahwa sisi negatif dari meminum khamr lebih besar dari sisi positifnya, bahkan tak terdapat sedikitpun sisi postif dari meminum khamr tersebut. Mari kita kaji lebih dalam, jadi khamr baik dalam bentuk serbuk maupun minuman merupakan Psychotropic Subtance yang mengandung zat zat yang dapat merusak jiwa dan mental bagi yang mengonsumsinya. Jika kita mengonsumsi khamr, berat badan kita akan turun secara drastis. Selain itu, akal dan mental kita juga akan rusak bersamaan dengan khamr yang masuk ke dalam tubuh kita. 
    
    Seorang pemuda pecandu narkoba tidak memiliki mental pelopor tetapi ia memiliki mental pengekor yang kemana mana naik motor padahal kerjanya Cuma molor dan disiplinnya hanya pada saat dibagi honor, dan mental semaca inilah yang dilakukan oleh para Syaitan setiap harinya. Oleh karena itu, ayat tersebut mengisyaratkan kepada kita untuk menjauhi perbuatan Syaitan agar kita beruntung. 
Lalu, bagaimana jikalau mengonsumsinya dalam jumlah yang sedikit atau tidak sampai memabukkan? Jawabannya terdapat dalam hadits,

 كُلُّ مُسْكِرٍ خَمْرٌ، وَكُلُّ مُسْكِرٍ حَرَامٌ

“Setiap hal yang memabukkan itu khamr, dan setiap yang memabukkan itu haram.” 

Hadirin Rahimakumullah
    Pernah diungkap oleh seorang profesor asal Indonesia yaitu Prof. Dr. Dadang Hawari mengatakan bahwa 68 % masyarakat Indonesia terjerumus ke dalam penyalahgunaan Nafza. Tidak sedikit anak anak muda kita terjerumus ke dalam mabuk mabukan, tengguk Whiski, Brandi, Beer dan yang lainnya. Bahkan, tidak sedikit anak anak muda kita yang mati diujung lidahnya hanya dua kata yang terucap " Ganja! Morfin! Ganja! Morfin! " merintih memohon dan memanggil nama tersebut sampai akhirnya meninggal tanpa keadaan iman. Naudzubillahi min dzaalik.
  
     
Bukan hanya anak muda saja yang terjerumus ke dalamnya, akan tetapi Bapak Bapak Ibu Ibu bahkan anak anak juga mendekati barang haram tersebut yang kaya maupun miskin, mau dibawa kemana nasib bangsa kita? Maka, pemudalah satu satunya solusi atas permasalahan ini. Mengapa harus pemuda? Karena, pemuda adalah aset yang paling besar sebagai penerus bangsa baik buruknya bangsa tergantung bagaimana prilaku kita generasi muda. Marilah kita sejenak kembali ke masa lalu, pemuda pada zaman itu, mereka sudah ikut serta dalam peperangan untuk membela negara, agama, dan suku. Kita tahu bahwa kita tidak akan bisa mengikuti peperangan di medan tempur, tapi setidaknya kita dapat perang untuk menghindari narkoba. Oleh karena itu, marilah kita saling bahu membahu untuk saling menasihati untuk membrantas narkoba. 


Pesan dari saya, " Cintailah dirimu, untuk mendekati keta'atan dan menjauhi keburukan. "

                                  (Sumber : https://id.pinterest.com/pin/702913454315627898/)





Komentar

  1. Masya Allah. Tabarakallah! Sukses selalu blog nyaaa

    BalasHapus
  2. Masyyaallah Akhi.. menginspirasi blognya..

    BalasHapus
  3. masyaallah! ditunggu yaa konten yang selanjtubyaa lagiiii:)

    BalasHapus
  4. wah neh karya sebagus kek karya gua dongss. wkwk

    BalasHapus

Posting Komentar